Saham Mixue Meledak! Naik 40% di Debut Hang Seng, Pecahkan Rekor IPO
Saham jaringan minuman dan teh bubble terbesar di China, MIXUE Group (HK:2097), mencatatkan debut perdagangan yang spektakuler di Bursa Efek Hong Kong pada hari Senin. Dengan lonjakan lebih dari 40%, saham Mixue sukses menarik perhatian investor global dan menempatkan dirinya sebagai salah satu IPO paling menarik di tahun ini.
Debut Perdagangan yang Mengguncang Pasar
Sejak pembukaan perdagangan, saham Mixue langsung melesat. Harga sahamnya melonjak hingga 42% ke level HK$287, jauh di atas harga penawaran umum perdana (IPO) yang ditetapkan pada HK$202,5. Kenaikan ini jauh melampaui pergerakan indeks Hang Seng yang hanya naik 1,8% di hari yang sama. Pada pukul 10:54 WIB, saham Mixue tercatat masih diperdagangkan di HK$280, naik 38,6% dari harga IPO.
Bahkan, saham Mixue dibuka di harga HK$262,50, yang menunjukkan tingginya kepercayaan pasar terhadap prospek perusahaan. Lonjakan ini membuat Mixue menjadi sorotan utama di dunia investasi, dengan banyak analis memprediksi potensi pertumbuhan yang lebih besar di masa depan.
Antusiasme Investor Ritel yang Luar Biasa
Keberhasilan Mixue di hari pertama perdagangan tidak lepas dari tingginya permintaan dari investor ritel. Berdasarkan pengajuan publik, jumlah permintaan dari investor individu melebihi jumlah saham yang tersedia hingga 5.258 kali lipat. Ini menjadikan Mixue sebagai salah satu IPO paling populer dalam sejarah Bursa Hong Kong.
Fenomena ini menegaskan bahwa Mixue bukan hanya sekadar merek minuman favorit di kalangan pelanggan, tetapi juga telah menjadi aset investasi yang sangat diminati. Investor melihat potensi besar dari model bisnis perusahaan yang kuat dan skalabilitasnya di pasar global.
Jaringan Raksasa yang Mengungguli Starbucks dan McDonald’s
Mixue bukan pemain kecil di industri minuman dan makanan cepat saji. Didirikan pada tahun 1997, perusahaan ini kini mengoperasikan lebih dari 45.000 gerai di seluruh dunia. Angka ini bahkan melampaui jumlah gerai Starbucks (NASDAQ: SBUX) dan McDonald’s (NYSE: MCD), dua raksasa global dalam industri makanan dan minuman.
Keunggulan Mixue terletak pada model bisnisnya yang berbasis waralaba. Perusahaan memperoleh hampir semua pendapatannya dari penjualan barang dan peralatan kepada para mitra waralaba, bukan dari operasional langsung gerai. Model ini memungkinkan ekspansi cepat dengan biaya operasional yang lebih rendah, memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan dibandingkan pesaingnya.
Selain itu, Mixue memiliki rantai pasokan yang terintegrasi secara vertikal, memastikan efisiensi operasional dan margin keuntungan yang lebih tinggi. Dengan sistem yang sudah mapan ini, Mixue siap untuk terus memperluas dominasinya di pasar internasional.
Masa Depan Cerah untuk Mixue?
Dengan suksesnya IPO ini, Mixue memiliki dana segar sebesar $444 juta yang dapat digunakan untuk mempercepat ekspansi globalnya. Perusahaan kemungkinan akan fokus pada pengembangan teknologi, peningkatan jaringan distribusi, serta inovasi produk guna mempertahankan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.