MTDL Cetak Pertumbuhan Laba 14% di 2024, Bukti Kinerja Makin Gemilang!
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), perusahaan teknologi informasi terkemuka di Indonesia, kembali mencatatkan pertumbuhan laba yang impresif pada tahun 2024. Dengan peningkatan sekitar 13% hingga 14% dibandingkan tahun sebelumnya, MTDL menunjukkan ketahanan bisnisnya di tengah dinamika industri teknologi yang terus berkembang.
Dalam acara “Meet The CEO” yang diadakan pada Rabu (5/3), Susanto Djaja, Direktur Utama MTDL, mengungkapkan bahwa meskipun pendapatan tahun ini kemungkinan lebih rendah dibandingkan 2023, laba perusahaan tetap mengalami pertumbuhan yang solid. “Saya belum bisa bicara laba secara pasti karena masih dalam proses audit. Namun, baik pendapatan maupun laba, kisarannya naik 13%-14%,” ujar Susanto.
Kunci Keberhasilan MTDL di 2024
Salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan laba MTDL adalah performa sektor distribusi yang mengalami peningkatan signifikan. Jika pada tahun 2023 sektor consulting dan artificial intelligence (AI) mencatatkan pertumbuhan di atas 15% sementara distribusi hanya tumbuh 5%, pada tahun 2024 tren ini berbalik.
“Tahun ini, sektor consulting tumbuh di bawah 15%, tetapi distribusi mencatatkan performa yang lebih baik,” jelas Susanto. Keberhasilan ini terutama didorong oleh sektor telekomunikasi, khususnya distribusi smartphone merek Infinix yang mencatatkan angka penjualan luar biasa.
“Total market telekomunikasi memang tidak tumbuh terlalu besar, tetapi kami mendapat keuntungan dari distribusi smartphone ini. Penjualannya sangat baik dan menjadi salah satu pendorong utama laba kami,” tambahnya.
Selain dari sektor telekomunikasi dan smartphone, MTDL juga mendapatkan dorongan dari sektor consumer, komersial, serta solusi dan konsultasi. Ketiga sektor ini masing-masing menyumbang pertumbuhan 5%, sehingga secara keseluruhan sektor telekomunikasi mencatatkan pertumbuhan lebih dari 100%.
Proyeksi Keuangan dan Target Ambisius
Dengan capaian yang telah diraih hingga kuartal III-2024, MTDL optimistis dapat menutup tahun ini dengan pertumbuhan yang solid. “Kami perkirakan pendapatan kami untuk full year 2024 akan mencapai Rp25 triliun,” ungkap Susanto.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara inovasi di bidang teknologi, distribusi produk yang relevan dengan kebutuhan pasar, serta ekspansi di sektor solusi bisnis dan konsultasi berbasis AI. MTDL terus beradaptasi dengan perkembangan tren digital dan kebutuhan perusahaan-perusahaan yang semakin mengandalkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Meskipun mencatatkan pertumbuhan yang impresif, MTDL tetap menghadapi sejumlah tantangan, seperti fluktuasi pasar teknologi, persaingan yang ketat, serta ketergantungan pada tren konsumsi elektronik. Namun, dengan strategi yang matang dan portofolio bisnis yang semakin solid, MTDL optimistis dapat terus mempertahankan pertumbuhan laba di tahun-tahun mendatang.
Ke depan, perusahaan berencana untuk terus memperkuat lini distribusi, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengembangkan solusi berbasis AI dan cloud computing untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang. Dengan strategi ini, MTDL tidak hanya mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri teknologi informasi, tetapi juga siap menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin kompleks.
Pertumbuhan laba MTDL sebesar 14% di tahun 2024 membuktikan bahwa perusahaan mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan memanfaatkan peluang di sektor teknologi. Dengan kinerja yang terus meningkat, inovasi yang berkelanjutan, dan strategi bisnis yang cermat, MTDL siap melangkah lebih jauh dan mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di industri teknologi Indonesia.